Friday , December 15 2017

Terbukti, Gerilyapolitik.com Penyebar Hoax

Saya terkejut dengan berita yang berjudul Agus Yudh0yono: Anies Kelihatannya Baik tapi Sebenarnya Licik tersebar dimedia sosial. Karena penasaran saya langsung membuka link berita yang ditayangkan gerilyapolitik.com tersebut. Saat membaca berita yang ditampilkan, saya terperangah membaca sumber berita adalah Agus Harimurty Yudhyono (AHY). Apa benar sosok seperti AHY mencuitkan hal tersebut di twitter yang nama dan fotonya menampilkan AHY.

Setelah saya teliti lebih cermat lagi, ternyata gerilyapolitik.com menjadikan akun twitter @AgusYudh0yono sebagai sumber berita. Saat saya coba melihat lebih cermat lagi, ternyata akun yang tadi palsu. Sedangkan akun asli AHY adalah @AgusYudhoyono dan pakai centrang biru tanda verified. AHY sendiri terakhir kali mencuit tanggal 28 Januari, sedangkan akun palsu tersebut menanggapi debat Pilkada tanggal 12 April kemaren.

Nah loh, dengan fakta seperti itu, saya bisa simpulkan kalau sumber berita gerilyapolitik.com tidak valid dan hoax. Bagaimana mungkin menjadi akun palsu dan tidak jelas sebagai sumber berita. Kesimpulan yang dapat saya ambil adalah portal berita itu merupakan pabrik hoax dan apa yang dibicarakan didalamnya tidak lebih dari ujaran kebencian dan adu domba semata. Saat saya coba membaca artikel yang ada didalamnya, saya melihat sepertinya portal berita ini punya keberpihakan kepada Ahok. Karena tidak ada berita atau opini yang memojokkan Ahok.

Semasa putaran pertama Pilkada DKI Jakarta, ternyata portal berita gerilyapolitik ini paling getol juga menyerang AHY. Lalu sekarang mereka sepertinya ingin menyerang Anies dengan memakai nama AHY. Tindakan paling keji dan pengejut sih menurut saya, karena apa yang mereka lakukan tersebut sangat hina dan tidak sportif. Kalau mau mengangkat nama Ahok silahkan, kalau mau mengkritik kompetitor Ahok silahkan sampaikan fakta. Bukan menyebarkan fitnah dan mengadu domba orang.

Melihat hal ini, teringat oleh saya bagaimana beberapa portal yang diblokir oleh pemerintah. Apakah pemerintah akan memperlakukan hal serupa kepada gerilyapolitik yang sudah terbukti menyebarkan hoax ini?. Atau malah dibiarkan karena tidak mengkritik pemerintah.

Karena perlu dipahami adalah, akun palsu saja mereka jadikan sumber berita dan isi berita tidak menyampaikan kalau akun itu belum tentu aslu. Bayangkan jika nanti ada akun palsu atas nama Jokowi, eh kayak Jokowi tidak bakal diserang. Mungkin akun palsu Prabowo, mereka juga akan membuat berita berdasarkan akun palsu tersebut. Ini sangat jelas melanggar UU ITE.

Bagi yang paham dengan twitter atau biasa bermain twitter tentu akan sangat paham dengan akun kloningan, tapi tulisan yang disebarkan melalui gerilyapolitik tersebut dapat memunculkan kebencian dan salah paham masyarakat. Karena itu pihak twitter harus segera merespon, jangan hanya memblok akun-akun tertentu saja tapi akun palsu juga.

Masyarakat harus cerdas dalam memfilter berita-berita yang disebarkan, terutama yang disampaikan melalui portal berita atau media sosial yang tidak jelas keabsahan sumber informasi mereka.

Kepada pendukung AHY dan Anies sebaiknya melaporkan hal ini kepada penegak hukum dan twitter, karena apa yang telah dilakukan ini dapat menimbulkan masalah. Walaupun pesimis bakal ditanggapi, tapi setidaknya masih berupaya mengambil jalur hukum.

Khusus untuk Menko Info, apa yang disebarkan oleh website tersebut sudah jelas menyebarkan Hoax, sebaiknya secepat mungkin diblokir seperti portal berita yang pernah diperlakukan seperti itu. Jangan sampai muncul dugaan mentang-mentang portal itu pro Jokowi atau Ahok maka dia bebas dari aturan dan dapat menyebarkan hoax seperti yang mereka mau.

oleh: Jose Iskandar

Check Also

Pilkada DKI: Mencari Pemimpin Pemerintahan

Prijanto Wagub DKI 2007-2012 ”Pilkada DKI bukan mencari Pemimpin Agama, tetapi mencari Pemimpin Pemerintahan, seperti …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *